Beranda Gaya Hidup Film Roh Mati Paksa Ternyata Sudah di Tunggu Penonton Tiga Negara Asean

Film Roh Mati Paksa Ternyata Sudah di Tunggu Penonton Tiga Negara Asean

0
foto ist

BnR News – Film horor berjudul Roh Mati Paksa garapan sutradara Adi Garing, melaunching official poster dan trailer, di Launch Official Poster & Trailer, Epicentrum XXI, Jumat, (7/2).

Acara diawali dengan pemutaran trailer berdurasi 2 menit, dilanjutkan dengan membuka poster film yang ditutup tirai putih.

Adi Garing menjelaskan di film garapannya itu tak hanya memberikan nuansa horor, dirinya juga menyelipkan adegan action. Adegan action sengaja diberikan agar memiliki sentuhan lain.

“Saya mencoba memberi sentuhan lain dalam film ini. Selain nuansa horor, saya juga suguhkan adegan eksyen. Dengan adanya perkelahian, film ini akan beda, dan lebih punya warna,” jelas Garing bersama sejumlah pemain film tersebut.

Film yang diproduksi Super Media Pictures dengan produser Unchu Viejay dan Decky Deal, sudah mendapat respon positif dari para pengelola bioskop di beberapa negara Asean: Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Garing menambahkan “Awalnya film ini kami beri judul dengan bahasa Inggris karena ingin kami tawarkan ke manca negara. Ternyata kami keliru. Mereka lebih senang jika menggunakan bahasa Indonesia. Lebih impresif karena terkait budaya misteri di Indonesia,” tambahnya.

Mengusung tema kehidupan milenial yang tidak dikontrol, harapannya adalah masyarakat dapat memetik pelajaran dan teredukasi dengan adanya film ini.

Bukan rahasia lagi bila saat proses syuting film bertema horor, terkadang kerap terjadi suatu hal yang mistis. Sehingga saat para pemeran banyak yang mengalami kejadian mistis bahkan kesurupan, tentu hal itu sangat mendukung harapan bahwa film ini dibuat se-real mungkin.

Ismi Melinda Salah satu pemeran dalam film ini mendapatkan peran sebagai paranormal yang melawan orang yang kerasukan.” Di sinilah adegan perkelahian itu diperlihatkan. Jadi, eksyennya bukan fight dengan roh halus, tapi dengan manusia yang kemasukan arwah jahat,” ungkap Ismi Melinda.

Adegan perkelahian bukan kali ini saja dilakukan oleh Ismi, di beberapa film dan sinetronnya, dia pernah melakukannya.” Saya memang dari kecil sudah belajar silat Sunda, sampai sekarang masih berlatih. Untuk jaga diri dan olahraga saja enggak untuk jadi atlet,” jelas Ismi.

Selain Ismi Melinda, pemeran dalam film ini ada Ratu Sikumbang, Gabriella Larasati, Arnold Leonard, Natalie Zen, Robert Chaniago dan Ahmad Pule.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here