Beranda Internasional Ledakan di Mal Kuching, Tiga Orang Tewas Puluhan Terluka

Ledakan di Mal Kuching, Tiga Orang Tewas Puluhan Terluka

72
0
Ledakan di Mal Malaysia (foto: ist)

KUCHING – Sebuah ledakan dahsyat terjadi di sebuah pusat perbelanjaan bernama City One Megamall Kuching, Sarawak Malaysia pada Selasa sore (4/12) pukul 15.30 waktu setempat. Ledakan yang diduga dari gas itu menyebabkan setidaknya tiga orang tewas, empat orang luka berat dan masih dalam kondisi kritis, dan 25 orang terluka ringan.

Dilansir dari dilansir Channel News Asia, Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Negara Bagian Sarawak Khirudin Drahman. ”Total ada 29 orang korban, tiga orang meninggal dunia yang semuanya laki-laki, empat orang luka berat, selebihnya menderita luka ringan,” ujar Drahman. Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, ledakan itu diduga dipicu oleh ledakan tabung gas yang digunakan para pekerja di sebuah restoran yang sedang direnovasi dan hendak diresmikan. ”Restoran itu rencananya akan dibuka secara resmi besok, Rabu (5/12). Dan hari ini karyawan restoran dan pekerja kontrak sedang sibuk membuat persiapan akhir,” terang Drahman.

Hal senada dikatakan Kepala Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kuching Wan Abdul Mubin yang mengatakan puluhan anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian begitu menerima informasi adanya ledakan itu. Begitu mereka tiba, terlihat puluhan orang bergelimpangan, dan tiga diantaranya sudah meninggal. Belasan orang lainnya masih terperangkap di antara reruntuhan bangunan mal. Namun ia memastikan kalau ledakan yang berasal dari sebuah restoran cepat saji di mal itu bukanlah disebabkan oleh bahan peledak atau bom. ”Saat ini kami sedang menyelidiki penyebab ledakan itu. Ini adalah salah satu tragedi terburuk di negara bagian ini. Tapi itu bukan bom,” ujar Mubin seperti dilansir Channel News Asia.

Otoritas keamanan Sarawak dalam sebuah pernyataannya menyebutkan kalau ledakan itu berasal dari restoran makanan cepat saji ’NeNe Chicken’ yang sedang direnovasi. Namun otoritas keamanan menduga kalau penyebab ledakan akibat kebocoran gas. Namun Kepolisian Diraja Malaysia masih menyelidiki ledakan untuk memastikan penyebabnya.

Sementara itu, seorang saksi George Sting, 39, mengatakan ketika terjadi ledakan dirinya sedang membeli pizza. ”Saat itu saya sedang membeli pizza di depan toko yang meledak itu. Toko itu sedang direnovasi. Ledakannya sangat kuat. Pekerja di toko itu langsung berlarian keluar dan beberapa dari mereka terlihat luka parah,” beber Sting kepada Kantor Berita (KB) Bernama di lokasi kejadian.

Saksi mata yang lain, Grace Lee, 23, yang bekerja sebagai asisten penjualan di sebuah toko operator selular di mal itu mengatakan begitu terjadi ledakan ia berusaha menenangkan para pelanggan di tokonya itu. ”Pihak manajemen mal langsung mengeluarkan pengumuman darurat yang meminta pengunjung mal segera keluar dari dalam gedung,” ujar Lee.

Wina Simion, 46, saksi mata lainnya mengatakan dirinya ketika ledakan terjadi sedang duduk di bersama anggota keluarganya di sebuah rumah makan di mal itu. ”Keluarga kami sedang menyantap pizza, dan tiba-tiba ada ledakan dari toko yang juga menyebabkan meja makan kami terbang,” lontar Simion. Ia menambahkan seisi gedung terasa goyang akibat kerasnya ledakan.

Salah seorang penjaga toko di mal itu, Niedazaie juga mengatakan, ia mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 15.30 waktu setempat. ”Ledakannya sangat keras. Awalnya saya kira karena cuaca (petir RED), tapi suaranya sangat keras, dan saya merasakan guncangan, lalu kami diminta segera  meninggalkan bangunan,” kata Niedazaie kepada The Star.

Hal yang sama disampaikan salah seorang korban luka bernama Benny. Ia mengatakan saat kejadian dirinya sedang menyiapkan minuman. ”Tembok bangunan jatuh dan menimpa saya. Semua orang panik. Saat itu ada 20 orang di tempat saya,” tandas Benny.

Salah satu video yang diunggah KB Bernama menunjukkan lantai dasar dari pusat perbelanjaan dipenuhi puing-puing. Teriakan dari para korban yang panik juga terdengar. Sementara foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa korban yang menderita luka dengan pakaian yang robek. Beberapa diantaranya menderita luka bakar di wajah dan tangannya. Seluruh korban baik yang sudah meninggal, maupun yang terluka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. (mel/rmol/jpc/jpg/jpnn/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here