Beranda Peristiwa OBAT COVID 19 DITEMUKAN DOKTER INDONESIA

OBAT COVID 19 DITEMUKAN DOKTER INDONESIA

986
0
Herba Anti Covid-19

BnRNews – Pandemi COVID-19 di tanah air, mendorong banyak pihak saling berpartisipasi menunjukkan kepeduliannya. Termasuk DPR RI. yang membentuk Satgas Lawan Covid-19 DPR RI. yang dipimpin Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI.

Atas pengalaman pribadinya sembuh dari COVID-19, dengan mengkonsumsi ramuan yang komposisinya mirip dengan herbal China yang digunakan di Wuhan, dari seorang Pakar TCM (Traditional Chinese Medicine) di Jakarta, maka Sufmi Dasco Ahmad memesan 3.000 paket herbal yang diberi nama HerbaVid-19, dan diserahkan ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta pada Selasa, 14 April 2020.

Gonjang-ganjing kemudian mengemuka, pada saat Komisi VI DPR RI. mengadakan RDPU dengan sejumlah asosiasi, termasuk dengan GP. Jamu, pada Senin, 27 April 2020, dan beritanya dalam waktu singkat tampil di sejumlah media online. Detik.com, misalnya menulis berita berjudul: “Pengusaha Kritik Satgas COVID-19 DPR Impor Jamu dari China,” berikut ini kutipan beritanya:

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu) Dwi Ranny Pertiwi menuding Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI mengimpor obat tradisional asal China sehingga membuat jamu buatan lokal kalah pamor di tengah pandemi COVID-19.

“Saya melihat Satgas DPR RI mengimpor jamu dari luar secara besar, sehingga saya orang Indonesia Ketua GP Jamu saya terus terang keberatan dengan hal ini, karena yang saya tahu formula yang ada di dalam jamu impor itu yang diberikan oleh Satgas DPR RI itu juga kami bisa buat,” kata dia dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI secara virtual, Senin (27/4/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. Inggrid Tania mengungkapkan, berdasarkan temuan pihaknya, obat tradisional dari China itu mulai digunakan untuk pasien Corona di Indonesia.

“Ini fenomena kenapa bisa ada obat tradisional China di rumah sakit rujukan COVID-19, sementara jamu kita tidak mendapatkan kesempatan untuk diberikan kepada pasien di rumah sakit rujukan COVID-19. Sementara obat impor dari China mendapat kesempatan itu,” jelasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here