Beranda Gaya Hidup Jajan Pasar Dan Kuliner Ngrandu Desa Gunungsari Berkualitas Nasional

Jajan Pasar Dan Kuliner Ngrandu Desa Gunungsari Berkualitas Nasional

0

BnR News – Di era milenial atau generasi now saat masyarakat sangat tergantung dengan gadget/handphone, tentunya semua inginya serba instan. Dunia online pun tumbuh pesat. Diantaranya ekonomi kerakyatan yang semakin hari tumbuh dan berkembang.
Adalah dusun Ngrandu, desa Gunungsari, Kec. Jatisrono – Wonogiri , Jawa Tengah yang merupakan pusat jajan pasar . Aneka macam olahan jajan pasar ada di dusun ini dari mulai RT 1 sampai RT 7. Dari mulai Serabi, Pokis, Tahu Bakso, Nogo Sari, Klepon, Ketan Bubuk, Moln, Onde-onde, Gandos, Bakpia, Sosis, Apem, Prol, Bolu, Ayam Kremes, Pangang, Sate Ayam, Tahu Kupat, Sego Liwet dan sebagainya. Sangat pas buat kunjungan wisata kuliner.

Selain strategis, tidak jauh dari pusat kota Kecamatan Jatisrono, di Ngrandu masyarakatnya memilih membuka home industri makanan olahan siap saji, yang pemasaranya menuju ke pasar-pasar sekitaran kabupaten Wonogiri dan sebagian membuka kedai di pasar Jatisrono.

Ekonomi kerakyatan mandiri salah satu program pemerintah Indonesia dalam merangkul, edukasi dan tentunya esesmen pendampingan dengan para pelaku ekonomi kerakyatan terbukti dan mampu mengerakkan sejumlah home industri olahan perpacu membangun Kampung Jajan Pasar Ngrandu.

“ Jadi setiap pagi dan pulang dari pasar kami langsung berjibaku membuat berbagai nacam olahan siap saji, kemudian paginya jam 5 ke atas langsung di jual ke pasar, baik pasar Jatisrono, Baturetno, Tirtomoyo, dan sekitar pasar di kabupaten Wonogiri, “ ucap Pak Tar, Ngrandu 6/7/2020.

Selain di jual sendiri Jajan Pasar olahan masyarakat Ngrandu juga di setorkan ke para pedagang pasar, yang pagi jam 5 subuh sudah mengambil dagangan , kemudian di siang atau sore harinya masyarakat home industri olahan Jajan Pasar Ngrandu mengambil uangnya. Ini berlanjut secara alamiah seperti regulasi aturan alami. Seperti ungkapan Dian RT 7 Ngrandu, yang sudah puluhan tahun membikin kue Prol, Lapis, dan Arem-arem.
“ Saben hari kami bikin olahan Jajan Pasar kemudian para pedagang mengambil, atau pun saya antar ke penjual sesuai hari pasaran kalender Jawa, “ kata Dian ibu satu orang anak.

Rasa yang kental berkwalitas jadikan olahan makanan siap saji banyak pengemarnya. Serabi Sangaji yang saben hari mangkal di barat terminal Jatisrono, menjadi pilihan yang pas. Per biji serabi Sangaji original harganya murah meriah hanya Rp 1000, sedang serabi berbagai rasa baik rasa coklat, keju, strawberi dan nanas di bandrol per biji Rp 1.500,-.
Bahan kue dan JAJAN PASAR mengunakan tepung terigu dan beras berprotein tinggi. Seperti halnya Bakpia milik Daryono Ngrandu RT 7, yang sekarang ini mulai banyak menerima pesanan, baik buat acara kondangan, aqiqahan, party maupun suguhan rumahan.

Untuk para penikmat Tahu Kupat, Pak Jarno juga menjajakan Tahu Kupat dengan harga yang ekonomis, hanya Rp 5.000. Tak jauh beda dengan makanan jajan pasar yang lain, Tahu Kupat Jarno laris di pasaran. Rasanya bumbu sambal kecap yang di tuang kan tahu, kupat, kacang, mie diatas piring jadikan nikmat tersendiri.

Bagi para pecinta produk olahan makanan siap saji atau Jajan Pasar yang ingin memesan berbagai olahan makanan bisa langsung berkunjung atau datang ke dusun Ngrandu, desa Gunungsari, Kec. Jatisrono – Wonogiri, Jateng, anda pasti di jamin puas baik rasa enaknya maupun harganya yang ekonomis.

Kwalitasnya Jajan Pasar Ngrandu ngak jauh beda dengan kue-kue yang dijual di swalayan atau mal-mal . Cara membuatnya juga sudah mengunakan open dan alat modern lainya. Jadi tunggu apa lagi gays buruan pesen buat kondangan, aqiqahan, resepsi maupun acara kantoran. ( AGUS MITROREJONO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here