Beranda Ekonomi Bisnis Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Jumlah Pemudik Turun 54,42 Persen

Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Jumlah Pemudik Turun 54,42 Persen

222
0
Foto Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo (foto istimewa)

bnrnews.id – Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 – 2021 secara nasional resmi ditutup Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo di Jakarta pada Jumat (8/1/2021). Ia mengklaim Posko Nataru berjalan aman, sukses dan lancar selama 22 hari hingga 8 Januari 2021. Sedangkan jumlah pemudik yang menggunakan kapal laut turun hingga  54,42 persen dibanding tahun lalu.

”Dalam kondisi pandemi Covid – 19 ini, kami tetap dapat melakukan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat pengguna transportasi laut dalam melewati masa libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 dengan melaksanakan Posko Angkutan Laut Natal 2020 dan Tahun Baru yang dimulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021,” ujar Agus dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (8/1/2020).

Ia menambahkan, koordinasi dan kerja nyata bersama-sama telah dilakukan secara optimal yang dilakukan segenap unsur dan jajaran Dirjen Perhubungan Laut dan BUMN sektor transportasi laut yang dilakukan selama 22 hari selama 24 jam penuh.

”Untuk itu, kepada seluruh elemen yang terkait secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, terutama kepada mereka yang terkait dengan Posko Terpadu Angkutan Laut ini, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besar,” kata Agus.

”Dengan berakhirnya Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, saya minta kepada masing-masing Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) melakukan evaluasi penyelenggaraan Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 agar tercipta peningkatan pelayanan Angkutan Laut Nataru tahun depan,” tutur Agus.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kapten Antoni Arif Priadi menjelaskan, jumlah penumpang Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 yang dimulai sejak 18 Desember 2020 hingga 7 Januari 2021 di 51 pelabuhan pantau sebanyak 587.015 orang, atau turun 54,42 persen dibanding kegiatan yang sama pada tahun 2019 lalu yang sebanyak 1.287.808 penumpang.

Namun ia menegaskan selama pelaksanaannya, tidak ditemukan kejadian atau kecelakaan yang menonjol. ”Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 tidak terdapat laporan kejadian yang menonjol selama kecelakaan kapal penumpang dari seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” tandas Kapten Antoni. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here