Kajian NgaSSo: Kalau Hidup Terasa Riuh Jangan Ikut Berlari tapi Tenangkan Hati

oleh

YOGYA, BnR News,– Jamaah NgaSSo (Ngaji Sabtu Sore) Bantul selenggarakan kajian rutin di rumah limasan Alamo Homestay Nitiprayan. Kemasam acara kajian selain mendengarkan pengajian dari narasumber juga dengan momentum menyeruput teh hangat, roti, tahu bakso dan kue mote. Hadir sebagai narasumber pengajian, Ustadz Ahmad Eko Supriyatno, S.Pd.I dengan tema Menemukan Ketenangan di Tengah Keriuhan Hidup, Melalui Sabar dan Salat. Tema ini bersumber dari Surah Al-Baqarah ayat 45 yang artinya “Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat; sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk”.

“Kitab Al-Ibriz karya KH. Bisri Musthofa menjelaskan bahwa dua kata kunci sabar dan salat bukan sekadar ibadah, tetapi penyangga hidup manusia. Sabar menjaga hati agar tidak goyah di tengah cobaan, sementara salat menenangkan batin dan menyambungkan manusia dengan Allah. Keduanya adalah sumber kekuatan yang tak terlihat, namun sangat nyata bagi orang yang mau menghayati,” kata Ustadz Ahmad Eko.

Ustadz Ahmad juga mengingatkan bahwa sabar bukan berarti diam, tapi kemampuan menahan diri agar tidak tergesa dan putus asa. Sedangkan salat adalah jeda saat kita menata ulang arah hidup yang sering berantakan. Kehidupan sosial saat ini kian semrawut. Banyak orang berlari tanpa tahu tujuan. Media sosial penuh kemarahan, berita politik membuat hati panas, sementara tekanan ekonomi membuat orang mudah gelisah.

Ustadz Ahmad menutup kajian dengan kalimat yang menggugah: “Kalau hidup terasa riuh, jangan ikut berlari. Tenangkan hati, bersabarlah, dan salatlah. Karena di situlah Allah menunggu kita pulang.”

Selain itu, pendiri Kelompok Pengajian NgaSSo, Widodo Brontowiyono menambahkan
“Kita sering mencari kebahagiaan lewat hal-hal luar harta, jabatan, pengakuan. Padahal kebahagiaan sejati adalah ketenangan yang datang dari dalam diri, ketika hati bersandar pada Allah.”

Tambahnya, pesan dari kitab Al-Ibriz tetap relevan yakni manusia tidak akan kehilangan arah selama mau sabar dan menjaga salatnya.

NgaSSo (Ngaji Santai Sore) di Alamo Homestay Nitiprayan merupakan pengajian dengan kemasan ruang sederhana bagi masyarakat untuk belajar sabar, memperkuat salat, dan menemukan kembali arah hidup di tengah dunia yang semakin gaduh.

No More Posts Available.

No more pages to load.