Menteri Agama Sebut Ormas Mitra Strategis Bangsa

oleh
Menag Nasaruddin Umar

BnR news – Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) memiliki peran krusial sebagai mitra strategis bangsa. Di tengah dinamika perubahan global yang cepat, ormas menjadi garda terdepan dalam memperkuat solidaritas, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam sambutannya, Menag menyoroti pentingnya ketahanan sosial di tengah perubahan teknologi, ekonomi, dan politik yang dinamis. “Dalam situasi ini, ketahanan sosial menjadi fondasi bangsa,” kata Menag dalam Dialog Nasional Vox Point Indonesia, Minggu (2/11/2025).

Ia juga mengingatkan kembali peran historis ormas. Sejak masa perjuangan, ormas hadir di tengah masyarakat sebagai pelopor kesadaran solidaritas dan nilai kebangsaan.

Menurut Menag, Asta Cita menjadi landasan bagi ormas untuk menyelaraskan peran strategisnya di tingkat nasional. “Ini sejalan dengan Asta Cita ke-8, yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan alam dan budaya,” ujarnya.

Menag Nasaruddin menegaskan bahwa misi ini sejalan dengan jiwa Kementerian Agama. Yaitu, membangun harmoni bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga tindakan nyata yang dimulai dari keluarga, komunitas, dan ormas.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kemenag, Suparman menambahkan, ormas harus terlibat aktif dalam Asta Cita. “Kita tidak harus berada di kursi kekuasaan untuk perperan besar, cukup berdiri tegak dengan nilai, iman, dan cinta kepada bangsa,” ucapnya.

Menurut dia, untuk penguatan ideologi kebangsaan, ormas harus hadir dengan mendidik melalui kasih dan membangun literasi politik yang santun. Peran ini krusial untuk terus menyuarakan persatuan dan menempatkannya di atas segala perbedaan yang ada.

Dalam partisipasi masyarakat, ormas wajib bergandengan tangan dengan pemerintah dan lembaga lain sebagai saluran aspirasi rakyat. Tujuannya, adalah memastikan kebijakan nasional yang ditetapkan oleh pemerintah betul-betul berpihak pada kepentingan rakyat kecil.